The Power of Dream

by · Kompasiana
  • If you can dream it, then you can achieve it. You will get all you want in life if you help enough other people get what they want." (Zig Ziglar)

Kutipan kalimat bijak di atas saya temukan di dalam buku karya Zig Ziglar. Buku tersebut merupakan hadiah dari Christine, seorang pemandu wisata yang menemani perjalanan kami sewaktu mengikuti tour di Kanada beberapa tahun yang lalu.
Seakan-akan memiliki magnet tersendiri, buku ini saya baca berulang kali. Saya ingin benar-benar meresapi pesan moral yang tersirat di dalamnya. Inti dari buku tersebut adalah membangun motivasi bagi setiap pembacanya, bahwa apa pun yang mampu kita impikan, pasti akan dapat kita raih.

Puji syukur kehadirat Tuhan, kami berdua sudah membuktikan kebenaran kata-kata tersebut dalam perjalanan hidup kami.
Kembali ke masa lalu, saat saya masih menjadi seorang penjual kelapa parut di Pasar Tanah Kongsi, Padang. Di tengah keterbatasan ekonomi saat itu, kami berdua sudah berani bermimpi bahwa kelak anak-anak kami harus melanjutkan studi mereka ke luar negeri.
Pada waktu itu, impian kami dianggap sebagai sebuah lelucon. Banyak orang di sekitar yang mengolok-olok dan mencemooh kami. Mereka bilang, "Ini suami istri sudah gila. Untuk makan sehari-hari saja harus berutang sana-sini, kok berani-beraninya bermimpi menyekolahkan anak-anak ke luar negeri!"

Namun, Tuhan Maha Besar dan Maha Adil.
Cemoohan dan pandangan sebelah mata dari orang-orang justru kami jadikan cambuk untuk terus bekerja keras, berdoa, dan saling menguatkan. Waktu pun menjawab semuanya. Kelak, orang-orang yang dulu mengolok-olok kami terdiam seribu bahasa. Tuhan mengabulkan impian kami yang dianggap mustahil itu; ketiga anak kami berhasil melanjutkan dan menyelesaikan studi mereka di Amerika Serikat.

Christine, Pemandu wisata yang menghadiahkan Buku Zig Ziglar/ dokumentasi pribadi 

Pesan Moral untuk Kita Semua

Melalui tulisan singkat ini, saya hanya ingin berbagi refleksi hidup: jangan pernah takut untuk bermimpi, sekalipun keadaan kita saat ini seolah menjepit dan membatasi. Gantungkan impian itu setinggi langit, iringi dengan kerja keras yang jujur, dan bumbui dengan keikhlasan untuk saling membantu sesama. Ketika kita setia pada prosesnya, Tuhan pasti akan membukakan jalan yang tidak pernah kita duga sebelumnya.
Bagaimana menurut Anda? Jika ada bagian atau kalimat yang ingin disesuaikan atau ditambahkan lagi sebelum di-posting ke Kompasiana, silakan beri tahu saya. Semoga tulisan ini menginspirasi banyak pembaca!

Renungan kecil di malam hari 

Tjiptadinata Effendi 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Sustainability Selengkapnya
Selanjutnya
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
Lihat Semua Komentar (1)