MediaTek Dimensity 9600 Pro resmi meluncur dengan fabrikasi 2nm, agentic AI on-device, CPU All Big Core, GPU baru, dan dukungan LPDDR6.

MediaTek Dimensity 9600 Pro Resmi, Bawa Chip 2nm dan Agentic AI ke Smartphone Flagship

by · Medcom.id

Jakarta: Jakarta: MediaTekMediaTek resmi meluncurkan Dimensity 9600 Pro, chipset smartphone flagship generasi baru yang menggunakan proses fabrikasi 2nm. resmi meluncurkan Dimensity 9600 Pro, chipset smartphone flagship generasi baru yang menggunakan proses fabrikasi 2nm.

Bukan hanya mengejar peningkatan performa, MediaTek juga menjadikan agentic AI sebagai salah satu fokus utama lewat pemrosesan AI langsung di perangkat. Bukan hanya mengejar peningkatan performa, MediaTek juga menjadikan agentic AI sebagai salah satu fokus utama lewat pemrosesan AI langsung di perangkat.

Dimensity 9600 Pro membawa peningkatan di sisi CPU, GPU, NPU, fotografi, serta efisiensi daya. MediaTek menyebut konsumsi daya multi-core dapat ditekan hingga 61 persen, sementara arsitektur barunya dirancang agar smartphone mampu menangani komputasi AI yang semakin kompleks. Dimensity 9600 Pro membawa peningkatan di sisi CPU, GPU, NPU, fotografi, serta efisiensi daya. MediaTek menyebut konsumsi daya multi-core dapat ditekan hingga 61 persen, sementara arsitektur barunya dirancang agar smartphone mampu menangani komputasi AI yang semakin kompleks.

JC Hsu, Corporate Senior Vice President MediaTek sekaligus General Manager Wireless Communications Business Unit, melihat perkembangan AI membuat kebutuhan terhadap smartphone ikut berubah. JC Hsu, Corporate Senior Vice President MediaTek sekaligus General Manager Wireless Communications Business Unit, melihat perkembangan AI membuat kebutuhan terhadap smartphone ikut berubah.

“AI kini menjadi inti dalam pengalaman menggunakan smartphone. Untuk mengimbangi kebutuhan pengguna yang terus berkembang pesat, smartphone harus semakin bertenaga, hemat daya, dan cerdas,” ujar JC Hsu. “AI kini menjadi inti dalam pengalaman menggunakan smartphone. Untuk mengimbangi kebutuhan pengguna yang terus berkembang pesat, smartphone harus semakin bertenaga, hemat daya, dan cerdas,” ujar JC Hsu.
   

Baca Juga :Baca Juga :

Bocoran Oppo Find X10 Pro Max Ketahuan Pakai Dimensity 9600 Pro 2nm, Ini PeningkatannyaBocoran Oppo Find X10 Pro Max Ketahuan Pakai Dimensity 9600 Pro 2nm, Ini Peningkatannya

   

CPU All Big Core Jadi Fondasi PerformaCPU All Big Core Jadi Fondasi Performa

MediaTek Dimensity 9600 Pro menggunakan desain All Big Core dengan konfigurasi 2+3+3. Komposisinya terdiri dari dua C2-Ultra dengan kecepatan hingga 4,55 GHz, tiga C2-Pro pada 4,35 GHz, dan tiga C2-Pro lainnya pada 3,1 GHz. MediaTek Dimensity 9600 Pro menggunakan desain All Big Core dengan konfigurasi 2+3+3. Komposisinya terdiri dari dua C2-Ultra dengan kecepatan hingga 4,55 GHz, tiga C2-Pro pada 4,35 GHz, dan tiga C2-Pro lainnya pada 3,1 GHz.

Menurut MediaTek, pendekatan tersebut menghasilkan peningkatan performa single-core hingga 17 persen dan multi-core hingga 15 persen dibanding generasi sebelumnya. Yang menarik, peningkatan performa tersebut justru berjalan bersama klaim efisiensi daya multi-core yang turun hingga 61 persen. Menurut MediaTek, pendekatan tersebut menghasilkan peningkatan performa single-core hingga 17 persen dan multi-core hingga 15 persen dibanding generasi sebelumnya. Yang menarik, peningkatan performa tersebut justru berjalan bersama klaim efisiensi daya multi-core yang turun hingga 61 persen.

MediaTek turut memperbesar cache menjadi 34,5 MB dan untuk pertama kalinya membawa dukungan LPDDR6 serta UFS 5.0. Dimensity Scheduling Engine juga diperbarui untuk mengatur alokasi komputasi, daya, dan memori antara hardware dan software. MediaTek turut memperbesar cache menjadi 34,5 MB dan untuk pertama kalinya membawa dukungan LPDDR6 serta UFS 5.0. Dimensity Scheduling Engine juga diperbarui untuk mengatur alokasi komputasi, daya, dan memori antara hardware dan software.

   

Agentic AI Diproses Langsung di PerangkatAgentic AI Diproses Langsung di Perangkat

Bagian yang paling membedakan Dimensity 9600 Pro adalah sistem AI-nya. Chipset ini menggabungkan arsitektur NPU ganda dengan Agentic AI Engine, memungkinkan proses AI berjalan secara on-device. Bagian yang paling membedakan Dimensity 9600 Pro adalah sistem AI-nya. Chipset ini menggabungkan arsitektur NPU ganda dengan Agentic AI Engine, memungkinkan proses AI berjalan secara on-device.

MediaTek menyebut Super Efficient NPU generasi kedua dapat mengurangi konsumsi daya always-on AI hingga 40 persen. Sementara NPU 1090 meningkatkan performa LLM prefill hingga 51 persen dan menghasilkan 55 persen lebih banyak token per watt. MediaTek menyebut Super Efficient NPU generasi kedua dapat mengurangi konsumsi daya always-on AI hingga 40 persen. Sementara NPU 1090 meningkatkan performa LLM prefill hingga 51 persen dan menghasilkan 55 persen lebih banyak token per watt.

NPU tersebut juga dirancang untuk menjalankan model AI hingga 30 miliar parameter langsung di smartphone. Dengan kemampuan itu, perangkat dapat menganalisis informasi, memberikan bantuan secara proaktif, serta menyesuaikan respons berdasarkan preferensi pengguna. NPU tersebut juga dirancang untuk menjalankan model AI hingga 30 miliar parameter langsung di smartphone. Dengan kemampuan itu, perangkat dapat menganalisis informasi, memberikan bantuan secara proaktif, serta menyesuaikan respons berdasarkan preferensi pengguna.
   

GPU dan Kamera Ikut Mendapat DoronganGPU dan Kamera Ikut Mendapat Dorongan

Untuk gaming, MediaTek menggunakan GPU G2-Ultra NX yang menawarkan performa puncak hingga 27 persen lebih tinggi dengan konsumsi daya 24 persen lebih rendah pada performa puncak. Pemrosesan ray tracing juga diklaim 18 persen lebih cepat, dengan frame rate hingga 185 fps. Untuk gaming, MediaTek menggunakan GPU G2-Ultra NX yang menawarkan performa puncak hingga 27 persen lebih tinggi dengan konsumsi daya 24 persen lebih rendah pada performa puncak. Pemrosesan ray tracing juga diklaim 18 persen lebih cepat, dengan frame rate hingga 185 fps.

Sementara untuk kamera, chipset membawa ISP Imagiq 1290 dan Dimensity AI Imaging Fusion Architecture. Kombinasi ISP dan NPU tersebut mendukung pengambilan gambar bergerak hingga 60 fps serta video ultra-slow-motion 4K240 secara native. Ada pula dukungan 4K60 AI True Color Tone, cinematic log 4K120, dan pencitraan 17EV. Sementara untuk kamera, chipset membawa ISP Imagiq 1290 dan Dimensity AI Imaging Fusion Architecture. Kombinasi ISP dan NPU tersebut mendukung pengambilan gambar bergerak hingga 60 fps serta video ultra-slow-motion 4K240 secara native. Ada pula dukungan 4K60 AI True Color Tone, cinematic log 4K120, dan pencitraan 17EV.

Bersamaan dengan Dimensity 9600 Pro, MediaTek juga memperkenalkan Dimensity 9600M untuk menghadirkan teknologi komputasi, AI, fotografi, dan gaming kelas flagship ke lebih banyak perangkat. Smartphone pertama yang menggunakan Dimensity 9600 Pro dan 9600M diperkirakan meluncur pada kuartal ini. Bersamaan dengan Dimensity 9600 Pro, MediaTek juga memperkenalkan Dimensity 9600M untuk menghadirkan teknologi komputasi, AI, fotografi, dan gaming kelas flagship ke lebih banyak perangkat. Smartphone pertama yang menggunakan Dimensity 9600 Pro dan 9600M diperkirakan meluncur pada kuartal ini.
   

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan AndaJadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

  • URL Berhasil di SalinURL Berhasil di Salin MediaTek Dimensity 9600 Pro Resmi, Bawa Chip 2nm dan Agentic AI ke Smartphone Flagship Klik untuk baca: https://www.medcom.id/teknologi/news-teknologi/nN9dZgEK-mediatek-dimensity-9600-pro-resmi-bawa-chip-2nm-dan-agentic-ai-ke-smartphone-flagshipMediaTek Dimensity 9600 Pro Resmi, Bawa Chip 2nm dan Agentic AI ke Smartphone Flagship Klik untuk baca: https://www.medcom.id/teknologi/news-teknologi/nN9dZgEK-mediatek-dimensity-9600-pro-resmi-bawa-chip-2nm-dan-agentic-ai-ke-smartphone-flagship

(MMI)(MMI)